Stupid Cupid

October 20, 2015Cerpen Standard

Dahulu kala semua cupid bekerja dengan keteraturan dan kedisiplinan yang tinggi. Tak ada satupun cupid yang berani membuat kesalahan dengan menembakkan panah yang salah alamat. Karena Sang Ratu Cupid akan menghukum siapa saja yang membuat kesalahan dalam menembakkan panah cinta.

Suatu hari datanglah cupid baru yang sangat teledor dan ceroboh. Ia sering sekali menembakkan panah cintanya pada alamat yang tak seharusnya. Maka terjadilah kekacauan luar biasa di dunia manusia. Sang Ratu Cupid tidak berani memberikan sanksi terhadap cupid kecil yang bodoh ini karena cupid ini adalah anak tunggal dari Dewa Cinta Yang Agung.

Di dunia manusia terjadi kekacauan atas hubungan antara laki – laki dan perempuan. Sejak saat itu mulailah dikenal istilah “Cinta Bertepuk Sebelah Tangan”. Pada masa itu manusia mulai mempelajari ilmu perdukunan untuk menarik hati orang yang dicintainya.

Selang bertahun – tahun setelahnya perdukunan tak lagi digemari, maka muncullah konsep ” Ketampanan & Kecantikan”. Pria akan dianggap tampan jika memiliki badan yang tinggi & atletis, namun konsep ketampanan ini masih sangat fleksibel karena tanpa tubuh atletis, seorang pria masih akan dinilai lebih dari jumlah harta yang ia miliki.

Sedangkan konsep kecantikan lebih kaku & agak mengekang. Seorang wanita cantik rata – rata harus¬†bertubuh langsing, wajah & kulit putih mulus tanpa noda, rambut lurus,hitam,panjang & berkilau. Maka menjamurlah berbagai produk – produk kecantikan yang menawarkan banyak tipuan yang menyatakan bahwa konsep kecantikan yang “sempurna” itu akan menarik hati setiap lawan jenisnya.

Sang Ratu Cupid mulai menegur si cupid yang bodoh dengan cara yang sangat halus untuk menghentikan kekacauan yang terjadi di dunia manusia. Ia mencari tahu apa yang membuat cupid ini banyak melakukan kesalahan sehingga mematahkan banyak hati manusia. Dan ternyata si cupid yang tak pernah mau belajar ini tak pernah membaca nama yang tertera di ujung anak panah sehingga ia dengan sembarangan menembakkan anak-anak panah itu kepada orang yang salah dan menimbulkan kehancuran hati dari orang yang terkena panah cintanya.

Maka hingga saat ini masih sering terjadi cinta bertepuk sebelah tangan, perselingkuhan, pertengkaran, status palsu, pemain cinta, bahkan muncul pula¬†“cinta sesama jenis”, dll karena si stupid cupid masih terus menembakkan anak panahnya pada orang – orang yang salah.

Dan semua kebodohan yang sering dilakukannya tidak lain adalah karena sesungguhnya ia tidak pernah belajar membaca.

Mandala Padma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *